1. LATAR BELAKANG

Sejak keberangkatan sekelompok pelajar dari Sumatera Barat pada tahun 1990-an ke Jakarta untuk menuntut ilmu di LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab), sudah mulai muncul gagasan bahwa suatu saat nanti penting didirikan sebuah lembaga pendidikan agama berkualitas tinggi di Ranah Minang. Hal ini disebabkan sekelompok pelajar tadi melihat langsung di lembaga mereka belajar di Jakarta, yang mana perkembangan pendidikan Islam yang sudah semakin maju terutama di Jakarta dan secara umum di Pulau Jawa. Perkembangan tersebut masih jauh meninggalkan lembaga-lembaga pendidikan Islam di Sumatera Barat.Padahal Sumatera Barat adalah pusat pendidikan agama Islam di Indonesia tempo dulu.

Ide atau gagasan besar ini tetap saja masih tertanam dalam hati mereka tadi bahkan berlanjut menjadi berupa kegiatan-kegiatan dakwah dan pendidikan berkala saat para pelajar pulang liburan ke Sumatera Barat. Dan bahkan saat mereka  tadi melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah, komunikasi seputar gagasan besar tadi masih tetap berlanjut.

Akhirnya setelah belasan tahun  hanya dalam bentuk gagasan, mereka yang sudah memiliki pengalaman beragam sepakat mendirikan sebuah yayasan Islam dengan konsep pengembangan berbasis wakaf ummat Islam. Bidang pendidikan adalah bidang pengabdian sangat strategis bagi masa depan ummat, disepakatilah untuk memulai kegiatan Yayasan pada bidang ini. Salah satu fokus dari yayasan ini adalah pendirian Pesantren untuk pendidikan generasi muda di Sumatera Barat yang diberi nama dengan Pesantren Perguruan Islam Ar Risalah

Maka pada hari Selasa tanggal 24 Juni 2003 di Solok Sumatera Barat berdirilah sebuah yayasan dengan nama Yayasan Waqaf Ar-Risalah terdaftar secara resmi pada pegawai notaris Helmi Darlis No 28 tanggal 24/6/2003. Program utama pertama adalah mendirikan Pesantren Perguruan Islam Ar-Risalah yang ditandai dengan diresmikannya pembukaan Pesantren ini pada bulan Mei oleh Bupati Solok yang masih di jabat oleh Bapak Gamawan Fauzi, MM. Proses belajar dan mengajar pasantren ini dilaksanakan di Mesjid berlantai 3 yang berada di Nagari Cupak Kab. Solok. Alhamdulillah pada tahun ajaran 2004/2005 dimulai proses pembelajaran dengan jumlah siswa/i 120 orang  dengan 2 kelas putra dan 2 kelas putri, jumlah siswa ini diluar perkiraan semua pengurus pesantren karena begitu besarnya minat orangtua untuk menyekolahkan anak-anak mereka di pesantren ini.

Pada awalnya Yayasan Waqaf Ar Risalah secara keseluruhan mengelola 4 bidang dibawahnya yaitu Bidang Perguruan (SMP dan MA), Bidang Pendidikan Dasar & Pengembangan (TPA, PAUD, TK dan SD), Bidang Lembaga Pengabdian Masyarakat (dakwah dan LAZ) dan Bidang Pembangunan & usaha (Mini market, depot dan koperasi). Setiap bidang di Pimpin oleh Ketua Yayasan I-IV. Namun seiring berjalannya waktu, terjadi perubahan pada struktur dan pengelolaan bidang-bidang yang ada.

Pendirian Yayasan Waqaf Ar Risalah dilatar belakangi oleh:

  1. Kemerosotan moral masyarakat secara luas dan khususnya generasi muda
  2. Krisis lembaga pendidikan islam berkualitas di Sumatera Barat, sementara wilayah ini adalah tempat belajar agama islam sangat prestisius selama beberapa dekade yang lalu
  3. Langkanya ulama yang menjadi tauladan di tengah-tengah masyarakat, dan ini terjadi di banyak wilayah di Sumatera Barat
  4. Menghimpun sumber daya manusia berkualitas, alumni universitas Islam dalam dan luar negeri yang masih terpencar di berbagai wilayah di luar Sumatera Barat
  5. Mengembalikan peran ranah minang sebagai pencetak ulama di Nusantara (Mambangkik Batang Tarandam)

Seiring dengan perekembangan waktu, maka pada tahun 2005 resmi dibuka cabang Pesantren Perguruan Islam Ar Risalah di Padang yang beralamat di Kec Koto Tangah yang didirikan diatas tanah wakaf seluas ± 4 hektar.  Luasnya tanah wakaf yang ada di padang maka, pada tahun 2007 ditetapkan bahwa yayasan yang ada di Padang adalah Yayasan Induk dan Yayasan yang ada di Solok adalah cabang. Pada tahun ajaran 2007/2008 dibuka Madrasah Aliyah (MA) dengan fokus jurusan IPA dan Agama (timteng).

Pada tahun 2009 diputuskan bahwa semua Bidang Yayasan yang berada di Solok di pindahkan semuanya ke Padang maka, dari saat itu semua jenjang Pendidikan difokuskan di Kota Padang. Pada tahun 2012 jenjang pendidikan yang ada di Perguruan Islam Ar Risalah yaitu PAUD&TK, SD Qur-an, SMP dan MA Perguruan Islam Ar Risalah.

 

  1. PENDIRI YAYASAN

Pendiri dan pemikir Yayasan Wakaf Ar Risalah ini diantaranya:

  1. Irsyad Syafar, Lc,M.Ed.- Cairo University, Mesir
  2. Firman Bahar, Lc. – Universitas Islam Internasional Madinah
  3. Saleh Zulfahmi, Lc, MA. – Univ. Imam Ibnu Saud Saudi Arabia Cab. Asia Tenggara – LIPIA, Jakarta.
  4. Arwim al-Ibrahimi, Lc.- Univ. Imam Ibnu Saud Saudi Arabia Cab. Asia Tenggara – LIPIA, Jakarta.
  5. Kamrizal Syafri Adam, Lc.- Univ. Imam Ibnu Saud Saudi Arabia Cab. Asia Tenggara – LIPIA, Jakarta.

 

  1. STRUKTUR YAYASAN

Untuk menjalankan aktifitas serta merealisasikan tujuan di atas, Yayasan menetapkan struktur atau kelembagaan dengan menempatkan orang-orang yang mempunyai kapabilitas yang sesuai dengan spesialisasinya, yang akan menopang dan mengaktifkan yayasan.

Dewan Pembina   : H. Irsyad Syafar, Lc. M.Ed

Dewan Pengawas :

  1. Dr. H. Badrul Mustafa Kamal
  2. Dr. H. Mukhlis Bahar, Lc

Dewan Pengurus Harian

  1. Ketua Umum : Arwim Al Ibrahimy, Lc
  2. Ketua I : H. M. Saleh Zulfahmi, Lc, MA
  3. Ketua II : Kamrizal Syafri Adam, Lc
  4. Ketua III : H. Muhammad Yasin, Lc
  5. Ketua IV : H. Mulyadi Muslim, Lc, MA
  6. Sekretaris : H. Firman Bahar, Lc
  7. Bendahara : Mira Desvita, SE, Akt

 

  1. VISI MISI YAYASAN
  1. Visi :

‘’Terwujudnya lembaga yang kokoh dan profesional dalam pengelolaan aset wakaf untuk kejayaan umat”

  1. Misi :
  • Menyelenggarakan lembaga yang kokoh dan profesional dalam bidang Pendidikan
  • Menyediakan layanan yang kokoh dan profesional dalam bidang dakwah dan sosial
  • Menjalankan kegiatan ekonomi yang kokoh dan profesional
  • Menjadi badan wakaf yang amanah dan profesional

 

  1. TUJUAN DAN TARGET
  1. Menyediakan lembaga pendidikan berkualitas dari tingkat TK hingga Perguruan Tinggi di Sumatera
  2. Menjadikan lembaga pendidikan sebagai pusat kaderisasi dakwah
  3. Membangun pusat dakwah dan sosial yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat
  4. Membangun unit-unit usaha dan lembaga ekonomi syariah berbasis pesantren untuk kemandirian lembaga
  5. Pusat rujukan dalam pengelolaan wakaf di Sumatera